Wednesday, March 23, 2011

7 Benda Termewah di Dunia Saat Ini

1.Apple iPhone 3G Kings Button Seharga 30 Milyar Rupiah

Stuard Hughes adalah pakar membuat barang-barang elektronik menjadi sebuah barang super mewah. Dengan sentuhan tangannya, Iphone 3g 32 gb yang tadinya seharga 7 juta rupiah, bisa disulapnya menjadi karya seni super mewah dengan harga 30 Milyar.

Apa yang membuat iphone tersebut mahal? Tentu saja casingnya. Dengan bertahtakan 130 flawless berlian, yang masing-masing besarnya 0.75 ct , totalnya adalah 97.5 ct berlian. Casing berbahan dasar platinum ini juga dilengkapi 4 berlian pink yang masing-masing besarnya 2.5ct.

Casing belakangnya tak kalah mewah, terbuat dari 18 ct emas rose, dan logo apelnya dibuat dengan 53 berlian. Namun itu semua belum sehebat berlian 7.1 ct yang menjadi tombol navigasinya.

2.Ginza Tanaka Handbag seharga $1.63 Juta Dollar

Handbag ini dihargai $1.63 juta. Handbag ini dilapisi dengan platina, kancingnya dari berlian dan barangnya sendiri tanpa cacat sedikitpun. Sangat berharga, dan mungkin lebih berharga dari apa yang akan kalian bawa di dalamnya.
3.The Aurora Diamante berharga $1,3 juta dollar

The Aurora Diamante, adalah salah satu pena termahal didunia yang berharga USD 1,3 juta dollar. Di produksi sangat terbatas, dan hanya dibuat satu buah setiap tahunnya.

Pena super mewah ini terbuat dari material platinum padat yang dihiasi oleh lebih dari 30 karat berlian De Beers. Sensasi kemilau cahaya lampu yang dipantulkan oleh berlian di sekujur ‘tubuhnya’ membuat penggunanya makin nampak elegan dan berkelas.

4.Es Krim Dari Berlian Seharga $1 Juta Dollar
Berita mengejutkan datang dari Bruster’s Real Ice Cream karena telah berhasil meluncurkan es krim berbentuk cone termahal di dunia, seharga satu juta Dollar Amerika. Acara peluncuran ini diadakan di pertunjukan JCK Las Vegas.

Cone yang seakan terbuat dari waffle ini khusus dibuat oleh perusahaan pembuat berlian, Lazare Kaplan International, Inc. Cone tersebut terdiri dari 20 ons troy emas putih dan kuning sebesar 18 karat dan 548 buah berlian Lazare berbentuk lingkaran. Tidak hanya itu, cone es krim dilengkapi juga dengan 87 potongan berlian emerald Lazare dan sebuah potongan berlian Fancy Intense Yellow sebesar 5,63 kara


5.DualTow Watch by Christophe Claret seharga $300,000
Benda ini dihargai $300,000. Jam tangan ini tidak berbahan campuran emas ataupun platina. Mahal karena desainnya yang sangat kompleks dan rumit, serta casingnya yang tembus pandang. Kalau punya uang, mau beli jam ini ga ya?
6.Macbook Air Supreme ice Edition seharga $200,000 Dollar
Macbook Air Supreme ice Edition kepunyaan Stuart Hughes yang dilapisi dengan total 2.5 kg Platinum dan dengan logo Apple yang terbuat dari berlian 25.5 karat(terdapat 53 berlian) .

Macbook tersebut diperkirakan mencapai harga $200.000 dan menjadikannya menjadi laptop termahal di dunia. Kilauan dan material yang digunakan membuat Macbook edisi terbatas tersebut sangat cantik, elegan, dan membuat nya menjadi produk yang berseni dan bercita rasa tinggi.

7.DEOS Group’s Diamond Earbuds seharga $15,000 Dollar

Earbuds ini dijual $15,000 sepasang. Kompatibel dengan segala gadget merek Apple dan kualitas suara yang dihasilkan juga kualitas tinggi tentunya.

sumber

7 Benda Termewah di Dunia Saat Ini

1.Apple iPhone 3G Kings Button Seharga 30 Milyar Rupiah

Stuard Hughes adalah pakar membuat barang-barang elektronik menjadi sebuah barang super mewah. Dengan sentuhan tangannya, Iphone 3g 32 gb yang tadinya seharga 7 juta rupiah, bisa disulapnya menjadi karya seni super mewah dengan harga 30 Milyar.

Apa yang membuat iphone tersebut mahal? Tentu saja casingnya. Dengan bertahtakan 130 flawless berlian, yang masing-masing besarnya 0.75 ct , totalnya adalah 97.5 ct berlian. Casing berbahan dasar platinum ini juga dilengkapi 4 berlian pink yang masing-masing besarnya 2.5ct.

Casing belakangnya tak kalah mewah, terbuat dari 18 ct emas rose, dan logo apelnya dibuat dengan 53 berlian. Namun itu semua belum sehebat berlian 7.1 ct yang menjadi tombol navigasinya.

2.Ginza Tanaka Handbag seharga $1.63 Juta Dollar

Handbag ini dihargai $1.63 juta. Handbag ini dilapisi dengan platina, kancingnya dari berlian dan barangnya sendiri tanpa cacat sedikitpun. Sangat berharga, dan mungkin lebih berharga dari apa yang akan kalian bawa di dalamnya.
3.The Aurora Diamante berharga $1,3 juta dollar

The Aurora Diamante, adalah salah satu pena termahal didunia yang berharga USD 1,3 juta dollar. Di produksi sangat terbatas, dan hanya dibuat satu buah setiap tahunnya.

Pena super mewah ini terbuat dari material platinum padat yang dihiasi oleh lebih dari 30 karat berlian De Beers. Sensasi kemilau cahaya lampu yang dipantulkan oleh berlian di sekujur ‘tubuhnya’ membuat penggunanya makin nampak elegan dan berkelas.

4.Es Krim Dari Berlian Seharga $1 Juta Dollar
Berita mengejutkan datang dari Bruster’s Real Ice Cream karena telah berhasil meluncurkan es krim berbentuk cone termahal di dunia, seharga satu juta Dollar Amerika. Acara peluncuran ini diadakan di pertunjukan JCK Las Vegas.

Cone yang seakan terbuat dari waffle ini khusus dibuat oleh perusahaan pembuat berlian, Lazare Kaplan International, Inc. Cone tersebut terdiri dari 20 ons troy emas putih dan kuning sebesar 18 karat dan 548 buah berlian Lazare berbentuk lingkaran. Tidak hanya itu, cone es krim dilengkapi juga dengan 87 potongan berlian emerald Lazare dan sebuah potongan berlian Fancy Intense Yellow sebesar 5,63 kara


5.DualTow Watch by Christophe Claret seharga $300,000
Benda ini dihargai $300,000. Jam tangan ini tidak berbahan campuran emas ataupun platina. Mahal karena desainnya yang sangat kompleks dan rumit, serta casingnya yang tembus pandang. Kalau punya uang, mau beli jam ini ga ya?
6.Macbook Air Supreme ice Edition seharga $200,000 Dollar
Macbook Air Supreme ice Edition kepunyaan Stuart Hughes yang dilapisi dengan total 2.5 kg Platinum dan dengan logo Apple yang terbuat dari berlian 25.5 karat(terdapat 53 berlian) .

Macbook tersebut diperkirakan mencapai harga $200.000 dan menjadikannya menjadi laptop termahal di dunia. Kilauan dan material yang digunakan membuat Macbook edisi terbatas tersebut sangat cantik, elegan, dan membuat nya menjadi produk yang berseni dan bercita rasa tinggi.

7.DEOS Group’s Diamond Earbuds seharga $15,000 Dollar

Earbuds ini dijual $15,000 sepasang. Kompatibel dengan segala gadget merek Apple dan kualitas suara yang dihasilkan juga kualitas tinggi tentunya.

sumber

Misteri Fenomena Doppelganger, Kembaran yang Misterius

Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger.

Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini.

Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup.

Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal.

Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia.

Kasus Dr.Wynn Wescott
Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca museum.

Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr. Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama Mrs. Salmon.

Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan.

Ia berjalan melewati pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah hilang.

Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang melihat ia meninggalkan ruang tersebut.

Kaget dan kuatir, mereka mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr. Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat tidurnya sejak pagi.

Kasus Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln.

Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.

Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya.

Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.

Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.

Kasus Emilie Sagee
Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.

Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 3 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee.

Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.

Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid.

Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.

Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.

Doppelganger dan Budaya
Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll (makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.

Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri.

Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang manusia.

Teori Dr.Peter Brugger
Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital, mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut Dr.Brugger adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang.

Dalam kasus Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan, melainkan seluruh tubuh "tambahan" dirasakan ada di luar tubuh dan berada diluar kendalinya.

Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor.

Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya "teman imajiner" yang dialami oleh banyak anak kecil.

Eksperimen Shahar Arzy
Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss.

Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.

Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya.

Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.

Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia.

Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee.

Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan

sumber

Misteri Fenomena Doppelganger, Kembaran yang Misterius

Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger.

Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini.

Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup.

Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal.

Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia.

Kasus Dr.Wynn Wescott
Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca museum.

Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr. Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama Mrs. Salmon.

Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan.

Ia berjalan melewati pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah hilang.

Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang melihat ia meninggalkan ruang tersebut.

Kaget dan kuatir, mereka mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr. Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat tidurnya sejak pagi.

Kasus Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln.

Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.

Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya.

Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.

Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.

Kasus Emilie Sagee
Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.

Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 3 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee.

Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.

Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid.

Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.

Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.

Doppelganger dan Budaya
Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll (makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.

Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri.

Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang manusia.

Teori Dr.Peter Brugger
Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital, mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut Dr.Brugger adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang.

Dalam kasus Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan, melainkan seluruh tubuh "tambahan" dirasakan ada di luar tubuh dan berada diluar kendalinya.

Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor.

Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya "teman imajiner" yang dialami oleh banyak anak kecil.

Eksperimen Shahar Arzy
Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss.

Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.

Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya.

Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.

Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia.

Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee.

Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan

sumber

Rebecca Black's "Friday" as Radical Text

If you think that 13-year old Rebecca Black’s song “Friday” is an insipid, bubblegum pop expression of the teenage mind, you’d be wrong. Dana Vachon argues that it’s actually a complex rebuttal to the artificiality of modern life.

Rebecca Black's "Friday" as Radical Text

If you think that 13-year old Rebecca Black’s song “Friday” is an insipid, bubblegum pop expression of the teenage mind, you’d be wrong. Dana Vachon argues that it’s actually a complex rebuttal to the artificiality of modern life.

Awesome Stereographic Projection

A great set of images using a technique called stereographic projection that takes a panoramic image and projects it onto a sphere. The results are surreal. More images.

Awesome Stereographic Projection

A great set of images using a technique called stereographic projection that takes a panoramic image and projects it onto a sphere. The results are surreal. More images.

Meet Boo the Cutest Pomeranian Dog

I wanted to share Boo with everyone… A Pomeranian puppy who undoubtedly takes the cake as being the cutest puppy on the face of the planet.

What’s even more noteworthy is that Boo has almost one million friends on Facebook.

































































































Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...