Tuesday, February 15, 2011

Penjualan Kondom Meningkat Saat Valentine

Menjelang hari Valentin permintaan stok kondom di beberapa hotel di Kota Kediri meningkat. Peningkatan permintaan tersebut dikarenakan okupansi atau tingkat hunian kamar hotel meningkat.

Kondom Valentine Laris Manis

Kondom Valentine Laris Manis

Awal Februari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota kediri sudah mendistribusikan ratusan kondom ke outlet outlet di beberapa hotel di Kota Kediri. Heri Nurdianto, sekretaris KPAD Kota Kediri mengatakan, dari 8 hotel yang rutin menerima pasokan kondom, 4 diantaranya minta tambahan pasokan kondom cukup banyak.

“Mungkin permintaan kondom dari penghuni kamar meningkat,”kata Heri. Tetapi Heri Nurdianto menegaskan jika peningkatan pasokan kondom pada Pebruari ini bukan karena momen Valentin. Distribusi kondom ke hotel hotel sudah rutin dilakukan dan tergantung permintaan setiap hotel.”kami secara reguler tetap memasok kondom. Jumlahnya tergantung permintaan,”lanjut Heri.

Heri Nurdianto menambahkan, penyediaan kondom di hotel tidak dimaksudkan untuk mendukung praktik prostitusi di masyarakat. Tetapi sebagai upaya pencegahan terjadinya penularan virus penyakit kelamin lewat hubungan seksual terutama virus HIV-AIDS.”kita tekan semaksimal mungkin penularan IMS lewat hubungan seksual,”pungkas Heri.

sumber

Penjualan Kondom Meningkat Saat Valentine

Menjelang hari Valentin permintaan stok kondom di beberapa hotel di Kota Kediri meningkat. Peningkatan permintaan tersebut dikarenakan okupansi atau tingkat hunian kamar hotel meningkat.

Kondom Valentine Laris Manis

Kondom Valentine Laris Manis

Awal Februari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota kediri sudah mendistribusikan ratusan kondom ke outlet outlet di beberapa hotel di Kota Kediri. Heri Nurdianto, sekretaris KPAD Kota Kediri mengatakan, dari 8 hotel yang rutin menerima pasokan kondom, 4 diantaranya minta tambahan pasokan kondom cukup banyak.

“Mungkin permintaan kondom dari penghuni kamar meningkat,”kata Heri. Tetapi Heri Nurdianto menegaskan jika peningkatan pasokan kondom pada Pebruari ini bukan karena momen Valentin. Distribusi kondom ke hotel hotel sudah rutin dilakukan dan tergantung permintaan setiap hotel.”kami secara reguler tetap memasok kondom. Jumlahnya tergantung permintaan,”lanjut Heri.

Heri Nurdianto menambahkan, penyediaan kondom di hotel tidak dimaksudkan untuk mendukung praktik prostitusi di masyarakat. Tetapi sebagai upaya pencegahan terjadinya penularan virus penyakit kelamin lewat hubungan seksual terutama virus HIV-AIDS.”kita tekan semaksimal mungkin penularan IMS lewat hubungan seksual,”pungkas Heri.

sumber

Standar Ciuman Yang Baik dan Benar

http://klausztrophilian.files.wordpress.com/2009/03/kiss1.jpg

Anda pasti pernah berciuman. Namun, yakinkah ciuman anda sudah sesuai enam standar berciuman yang baik dan benar? Inilah standarnya.

Pertama, pastikan anda mengosok gigi sebelum berkencan. Tak ada ciuman yang lebih buruk dari mencium seseorang yang aroma mulutnya tak sedap. Demi menghindari itu, sebaiknya biasakan makan permen mint. Lakukan segera, jangan sampai menunggu saat akan mencium pasangan.

Kedua, Selalu biasakan bibir dalam keadaan basah saat berciuman. Basahi bibir anda dengan sedikit sapuan lidah. Jangan gunakan pelembab bibir, karena akan membuat ciuman terasa aneh. Apalagi menggunakan lipstick tebal, kecuali jika pasangan anda mau menggunakan lipstick serupa.

Ketiga, posisikan diri untuk selalu dekat pasangan. Saat sudah dekat, miringkan sedikit kepala anda menyesuaikan dengan kepala pasangan. Arah yang berlawanan itu membuat ciuman akan terasa nyaman dan pastinya tak akan bertabrakan.

Keempat, tepat saat sebelum bibir anda saling beradu dalam sentuhan, pejamkan mata anda tanpa beban. Memang ada banyak orang yang suka membuka matanya saat berciuman, namun menutup matalah yang paling disarankan.

Kelima, bukalah sedikit bibir seperti mengatup sebelum menyentuh bibirnya, dengan tetap bernafas melalui hidung. ketika bibir bersentuhan, berilah sedikit tekanan dengan sepenuh hati. Anda lalu dapat menggerakan bibir memutar perlahan atau biarkanlah menempel pada bibir pasangan anda.

Keenam, anda bisa melakukan ciuman seperti yang biasa diberikan nenek anda. Seandainya anda memilih menutup mulut, ini merupakan tanda this is as far as it goes. Gaya ciuman ini sangat sesuai untuk hello good bye atau first time kiss bila anda gugup.

sumber: http://guspur.wordpress.com/2010/02/09/tipsbagaimanakah-standar-ciuman-yang-benar/

Standar Ciuman Yang Baik dan Benar

http://klausztrophilian.files.wordpress.com/2009/03/kiss1.jpg

Anda pasti pernah berciuman. Namun, yakinkah ciuman anda sudah sesuai enam standar berciuman yang baik dan benar? Inilah standarnya.

Pertama, pastikan anda mengosok gigi sebelum berkencan. Tak ada ciuman yang lebih buruk dari mencium seseorang yang aroma mulutnya tak sedap. Demi menghindari itu, sebaiknya biasakan makan permen mint. Lakukan segera, jangan sampai menunggu saat akan mencium pasangan.

Kedua, Selalu biasakan bibir dalam keadaan basah saat berciuman. Basahi bibir anda dengan sedikit sapuan lidah. Jangan gunakan pelembab bibir, karena akan membuat ciuman terasa aneh. Apalagi menggunakan lipstick tebal, kecuali jika pasangan anda mau menggunakan lipstick serupa.

Ketiga, posisikan diri untuk selalu dekat pasangan. Saat sudah dekat, miringkan sedikit kepala anda menyesuaikan dengan kepala pasangan. Arah yang berlawanan itu membuat ciuman akan terasa nyaman dan pastinya tak akan bertabrakan.

Keempat, tepat saat sebelum bibir anda saling beradu dalam sentuhan, pejamkan mata anda tanpa beban. Memang ada banyak orang yang suka membuka matanya saat berciuman, namun menutup matalah yang paling disarankan.

Kelima, bukalah sedikit bibir seperti mengatup sebelum menyentuh bibirnya, dengan tetap bernafas melalui hidung. ketika bibir bersentuhan, berilah sedikit tekanan dengan sepenuh hati. Anda lalu dapat menggerakan bibir memutar perlahan atau biarkanlah menempel pada bibir pasangan anda.

Keenam, anda bisa melakukan ciuman seperti yang biasa diberikan nenek anda. Seandainya anda memilih menutup mulut, ini merupakan tanda this is as far as it goes. Gaya ciuman ini sangat sesuai untuk hello good bye atau first time kiss bila anda gugup.

sumber: http://guspur.wordpress.com/2010/02/09/tipsbagaimanakah-standar-ciuman-yang-benar/

6 Penyakit Seksual yang Ditularkan Pria

Waspadai sejumlah penyakit menular seksual (PMS) yang tidak diinginkan pria. Celakanya, penyakit itu bisa ditularkan kepada wanita. Bagaimana mengenalinya?
Pernah mendengar kasus istri keputihan tak kunjung sembuh? Bau pula! Sudah diobati, tetapi kambuh terus.

Ketika dokter meminta suaminya ikut diperiksa, baru ketahuan sumber keputihan berbau itu si lelaki. Dia membawa penyakit seksual itu ke rumah setelah mendapatkannya entah dari perempuan (atau lelaki) mana, lalu “membagikannya” kepada sang istri saat berhubungan intim.

Berikut ini enam jenis PMS yang menurut WebMD tak diinginkan pria. Tentunya juga tidak diinginkan wanita karena bau, sakit, dan bisa menimbulkan kemandulan.

HIV:

Penambahan angka penderita HIV/AIDS sebenarnya bisa dicegah. Infeksi awal HIV/AIDS tidak memiliki gejala sehingga banyak orang tidak tahu sudah terinfeksi virus tersebut. Itu sebabnya HIV menjadi penting. Jika Anda aktif secara seksual dengan lebih dari satu pasangan atau ada alasan Anda kemungkinan terpapar HIV pada masa lalu, sebaiknya lakukan skrining.

Gonorea:

Merupakan jenis PMS yang tidak mudah hilang. Pada pria, gejala GO termasuk nanah pada saluran kemih dengan rasa panas saat berkemih. Gonorea yang tidak diobati atau ditangani dengan baik bisa menyebabkan epididimitis, yaitu kondisi menyakitkan pada buah pelir dan bisa menyebabkan kemandulan.
Pada perempuan, GO merupakan penyebab utama penyakit radang panggul dan seperti klamidia, bisa menimbulkan infertilitas. GO membuat seseorang 3-5 kali kemungkinannya mengalami HIV.

Klamidia:

Meskipun tidak menunjukkan gejala, klamidia dapat menimbulkan peradangan testikel, prostat, maupun uretra. Konsekuensi bagi wanita lebih serius lagi. Infeksi yang tidak ditangani menjadi penyebab utama penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, dan beberapa kejadian infertilitas.
Meski hampir satu juta kasus klamidia di AS didiagnosis tahun 2005, para ahli memperkirakan bahwa sebenarnya terdapat 2,8 juta kasus baru setiap tahunnya. Artinya, dua dari tiga orang yang terinfeksi klamidia tidak tahu mereka memilikinya dan bisa menularkan kepada orang lain.
Penelitian menunjukkan, 1 dari 8 perempuan yang ditangani untuk masalah klamidia mengalami infeksi kembali dalam waktu setahun.

Virus Herpes Simpleks (HSV-2):

HSV-2 diduga yang menyebabkan sakit herpes genital mulai menurun (hanya saja kondisi ini di Indonesia tidak diketahui). Di AS, dari tes darah terhadap orang dewasa usia 48 tahun dan lebih muda, virus itu berkurang secara dramatis 19 persen dalam 10 tahun terakhir.

Human Papillomavirus (HPV):

Virus itu diketahui sebagai penyebab kanker leher rahim (serviks). HPV juga menyebabkan kutil genital dan meningkatkan resiko kanker pada penis dan anus pada pria. Jutaan pria membawa virus tersebut dan berisiko menularkan kepada pasangan seksualnya.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 6 juta orang AS terinfeksi HPV setiap tahun. Dalam survei, 48 persen pria yang datang ke klinik, hasil tes HPV-nya positif. Angka itu sekitar 8 persen dari populasi pria secara umum.
Vaksin baru terbukti efektif mencegah infeksi HPV. Pada tahun 2006, CDC merekomendasikan agar vaksin secara rutin diberikan kepada perempuan saat usia 11-12 tahun.Komite praktisi imunisasi (ACIP) merekomendasikan vaksinasi bagi perempuan mulai usia 9 tahun. Rekomendasi itu menimbulkan kontroversi, tetapi bisa menyelamatkan hidup. Terlebih karena HPV merupakan penyebab utama kanker serviks pada perempuan.

Sifilis:

Untunglah, obat efektif untuk mengatasi sifilis telah ditemukan. Pencegahan penyakit itu belum terbukti mudah. “Tingkat sifilis telah bertambah selama lima tahun berurutan,” ujar Jennifer Ruth, juru bicara CDC.
Tahun 2004-2005 saja tingkat sifilis nasional meningkat lebih dari 11 persen. Di antara pria, risikonya melonjak 70 persen dalam lima tahun terakhir. Sifilis yang tidak ditangani dengan baik bisa merusak otak, sistem kardiovaskular, dan organ dalam tubuh. Lebih dari itu, memiliki sifilis berarti meningkatkan bahaya terinfeksi HIV/AIDS setidaknya 2-5 kali lipat.

sumber: http://www.mypepito.info/2010/02/waspada-pria-wanita-6-penyakit-seksual.html

6 Penyakit Seksual yang Ditularkan Pria

Waspadai sejumlah penyakit menular seksual (PMS) yang tidak diinginkan pria. Celakanya, penyakit itu bisa ditularkan kepada wanita. Bagaimana mengenalinya?
Pernah mendengar kasus istri keputihan tak kunjung sembuh? Bau pula! Sudah diobati, tetapi kambuh terus.

Ketika dokter meminta suaminya ikut diperiksa, baru ketahuan sumber keputihan berbau itu si lelaki. Dia membawa penyakit seksual itu ke rumah setelah mendapatkannya entah dari perempuan (atau lelaki) mana, lalu “membagikannya” kepada sang istri saat berhubungan intim.

Berikut ini enam jenis PMS yang menurut WebMD tak diinginkan pria. Tentunya juga tidak diinginkan wanita karena bau, sakit, dan bisa menimbulkan kemandulan.

HIV:

Penambahan angka penderita HIV/AIDS sebenarnya bisa dicegah. Infeksi awal HIV/AIDS tidak memiliki gejala sehingga banyak orang tidak tahu sudah terinfeksi virus tersebut. Itu sebabnya HIV menjadi penting. Jika Anda aktif secara seksual dengan lebih dari satu pasangan atau ada alasan Anda kemungkinan terpapar HIV pada masa lalu, sebaiknya lakukan skrining.

Gonorea:

Merupakan jenis PMS yang tidak mudah hilang. Pada pria, gejala GO termasuk nanah pada saluran kemih dengan rasa panas saat berkemih. Gonorea yang tidak diobati atau ditangani dengan baik bisa menyebabkan epididimitis, yaitu kondisi menyakitkan pada buah pelir dan bisa menyebabkan kemandulan.
Pada perempuan, GO merupakan penyebab utama penyakit radang panggul dan seperti klamidia, bisa menimbulkan infertilitas. GO membuat seseorang 3-5 kali kemungkinannya mengalami HIV.

Klamidia:

Meskipun tidak menunjukkan gejala, klamidia dapat menimbulkan peradangan testikel, prostat, maupun uretra. Konsekuensi bagi wanita lebih serius lagi. Infeksi yang tidak ditangani menjadi penyebab utama penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, dan beberapa kejadian infertilitas.
Meski hampir satu juta kasus klamidia di AS didiagnosis tahun 2005, para ahli memperkirakan bahwa sebenarnya terdapat 2,8 juta kasus baru setiap tahunnya. Artinya, dua dari tiga orang yang terinfeksi klamidia tidak tahu mereka memilikinya dan bisa menularkan kepada orang lain.
Penelitian menunjukkan, 1 dari 8 perempuan yang ditangani untuk masalah klamidia mengalami infeksi kembali dalam waktu setahun.

Virus Herpes Simpleks (HSV-2):

HSV-2 diduga yang menyebabkan sakit herpes genital mulai menurun (hanya saja kondisi ini di Indonesia tidak diketahui). Di AS, dari tes darah terhadap orang dewasa usia 48 tahun dan lebih muda, virus itu berkurang secara dramatis 19 persen dalam 10 tahun terakhir.

Human Papillomavirus (HPV):

Virus itu diketahui sebagai penyebab kanker leher rahim (serviks). HPV juga menyebabkan kutil genital dan meningkatkan resiko kanker pada penis dan anus pada pria. Jutaan pria membawa virus tersebut dan berisiko menularkan kepada pasangan seksualnya.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 6 juta orang AS terinfeksi HPV setiap tahun. Dalam survei, 48 persen pria yang datang ke klinik, hasil tes HPV-nya positif. Angka itu sekitar 8 persen dari populasi pria secara umum.
Vaksin baru terbukti efektif mencegah infeksi HPV. Pada tahun 2006, CDC merekomendasikan agar vaksin secara rutin diberikan kepada perempuan saat usia 11-12 tahun.Komite praktisi imunisasi (ACIP) merekomendasikan vaksinasi bagi perempuan mulai usia 9 tahun. Rekomendasi itu menimbulkan kontroversi, tetapi bisa menyelamatkan hidup. Terlebih karena HPV merupakan penyebab utama kanker serviks pada perempuan.

Sifilis:

Untunglah, obat efektif untuk mengatasi sifilis telah ditemukan. Pencegahan penyakit itu belum terbukti mudah. “Tingkat sifilis telah bertambah selama lima tahun berurutan,” ujar Jennifer Ruth, juru bicara CDC.
Tahun 2004-2005 saja tingkat sifilis nasional meningkat lebih dari 11 persen. Di antara pria, risikonya melonjak 70 persen dalam lima tahun terakhir. Sifilis yang tidak ditangani dengan baik bisa merusak otak, sistem kardiovaskular, dan organ dalam tubuh. Lebih dari itu, memiliki sifilis berarti meningkatkan bahaya terinfeksi HIV/AIDS setidaknya 2-5 kali lipat.

sumber: http://www.mypepito.info/2010/02/waspada-pria-wanita-6-penyakit-seksual.html

Cara unlocked the "Black History" badge di #4SQ

Black History Badge

Follow http://foursquare.com/thegrio

checkin http://foursquare.com/venue/1020507 dan http://foursquare.com/venue/16243575

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...